Mendikdasmen Ajak Pelajar Indonesia Manfaatkan Bulan Ramadan untuk Ibadah Intelektual

Pendidikan186 Dilihat

Eranusanews.com, Jakarta- Memasuki bulan Ramadan 1446 Hijriah, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, bersama jajaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), menyapa lebih dari 4.700 pelajar dari seluruh Indonesia dalam acara Pak Menteri Menyapa! Pelajar Indonesia Hebat dengan tema “Pembelajaran di Bulan Ramadan.” Acara ini dilaksanakan secara daring dan disiarkan langsung melalui Youtube Pelajar Merah Putih pada Sabtu (1/3/2025).

Mendikdasmen Mu’ti mengajak pelajar untuk menjadikan bulan Ramadan sebagai waktu yang tepat untuk beribadah intelektual. “Ramadan memberikan kesempatan besar untuk melakukan ibadah intelektual, karena menuntut ilmu sejatinya adalah ibadah,” ungkap Mendikdasmen di Jakarta.

Mendikdasmen juga menekankan pentingnya pembelajaran yang tidak hanya terbatas pada aktivitas sekolah. Meski siswa tidak berada di sekolah selama bulan Ramadan, ia mendorong mereka untuk terus belajar, baik di rumah ibadah maupun melalui kegiatan sosial di masyarakat. “Semoga semangat pembelajaran ini dapat membentuk siswa menjadi manusia hebat yang senantiasa belajar sepanjang hayat,” tambahnya.

Menurut Mendikdasmen, pembelajaran selama bulan Ramadan bisa dilakukan dengan memanfaatkan berbagai media massa, seperti menyaksikan tayangan kuliah tujuh menit (kultum) yang bermanfaat. Proses pembelajaran ini telah dimulai pada 27 Februari dan akan dilanjutkan pada 6 Maret 2025, serta berlanjut hingga menjelang Hari Raya Idulfitri pada 26 Maret 2025.

Antusiasme peserta acara sangat terasa, dengan banyak pertanyaan yang diajukan pelajar. Di antaranya, Alvina Rahma Aulia, siswi SMP Negeri 1 Ngluwar, Magelang, yang bertanya tentang upaya Kemendikdasmen meningkatkan literasi dan numerasi. Veronica Dalbergia Ramandei dari Papua menanyakan kemajuan pendidikan di Indonesia Timur, sementara Ragil Andi Firmansyah, siswa SMA 84 Jakarta, meminta tips untuk mempertahankan fokus belajar selama puasa.

Mendikdasmen menjawab bahwa teknologi akan memainkan peran penting dalam meningkatkan literasi dan numerasi, termasuk melalui pengajaran coding dan kecerdasan buatan (AI) kepada pelajar Indonesia. “Melalui teknologi, kami ingin mempersiapkan generasi muda Indonesia untuk menghadapi tantangan global,” jelasnya.

Kemendikdasmen terus menjalankan berbagai program untuk memastikan pendidikan bermutu dapat dirasakan oleh seluruh anak bangsa. “Kami berharap seluruh ekosistem pendidikan dapat mendukung implementasi kebijakan pendidikan di lapangan,” kata Mendikdasmen.

Menanggapi tantangan belajar saat berpuasa, Mendikdasmen memberikan tips untuk menjaga fokus belajar. Ia menyarankan siswa untuk menjaga kesehatan dengan pola makan yang sehat, tidur cukup, banyak minum air putih, dan berolahraga ringan.

Acara ditutup dengan ajakan dari Mendikdasmen kepada seluruh pelajar untuk memaknai pembelajaran dengan lebih mendalam, baik di rumah maupun di masyarakat. “Mari lakukan pembelajaran yang bermakna, baik di rumah maupun di masyarakat. Terapkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, dan semoga anak-anak Indonesia menjadi generasi yang luar biasa dan bermartabat,” tutupnya.

Dengan semangat tinggi, Menteri Mu’ti percaya bahwa Indonesia Emas 2045 akan terwujud dengan kontribusi aktif dan prestasi gemilang dari generasi muda Indonesia.

sumber: infopublik.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *