Eranusanews.com – Pemadaman listrik yang terjadi berulang kali dan tanpa informasi sebelumnya dari PLN Dabo Singkep dalam beberapa hari terakhir menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat. Sejumlah wilayah di Kecamatan Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, mengalami pemadaman dengan intensitas tinggi dan durasi yang tidak menentu.
Dian, seorang warga yang tinggal di kawasan Dabo, mengungkapkan kekesalannya akibat pemadaman yang bisa berlangsung hingga tiga kali dalam sehari. Ia menyebutkan bahwa kondisi ini telah merusak beberapa peralatan elektronik miliknya.
“Baru semalam sudah dua kali padam. Banyak lampu rumah rusak, dan rice cooker saya tidak bisa digunakan lagi,” ungkap Dian, Kamis (10/7).
Ia menambahkan bahwa sebagai pelanggan yang selalu membayar tagihan tepat waktu, dirinya merasa tidak mendapatkan pelayanan maksimal. “Kami membayar listrik tanpa terlambat, tapi malah pelayanan dasar seperti ini yang tidak konsisten,” keluhnya.
Dian juga menyoroti ketidakstabilan tegangan listrik setiap kali aliran kembali menyala. “Kadang lampu tiba-tiba redup lalu terang kembali, kipas angin bisa berputar kencang lalu pelan lagi. Kondisi seperti ini bisa merusak peralatan rumah,” jelasnya.
Keluhan serupa telah disampaikan oleh warga ke Unit Layanan Pembantu (ULP) PLN Dabo Singkep, namun sejauh ini belum ada penjelasan memuaskan yang diterima masyarakat.
Menanggapi situasi ini, Kepala ULP PLN Dabo Singkep, Jhon Frengki Simatupang, menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan investigasi menyeluruh terkait penyebab pemadaman yang terus berulang.
“Betul bang, setiap kali kami coba tambahkan kuota arus, malah listrik langsung padam,” ujar Jhon lewat pesan WhatsApp.
Ia memaparkan bahwa salah satu gangguan awal yang teridentifikasi adalah kerusakan pada arrester trafo di sekitar lapangan tenis Dabo Singkep. Setelah perbaikan dilakukan, gangguan kembali terjadi akibat baterai penyuplai arus ke kubikel di Setajam yang juga mengalami kerusakan. Kondisi ini membuat proses pemulihan menjadi lebih lama dari biasanya.
Tak hanya itu, petugas di lapangan juga menemukan bekas tali layangan di area sekitar Bukit Kapitan, yang diduga ikut menyebabkan gangguan pada distribusi listrik.
Meskipun berbagai gangguan telah diidentifikasi, Jhon menegaskan bahwa tim PLN masih terus mencari penyebab utama untuk memastikan aliran listrik bisa kembali normal dan lebih stabil ke depannya.
Sumber = Batampos.co.id







