Eranusanews.com, Indragiri Hilir – Menjaga kelestarian alam di wilayah perbatasan bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk dedikasi Sertu Edili Z sebagai Babinsa Koramil 06/KTM untuk masyarakat. Dengan langkah pasti, ia menyusuri kawasan tapal batas di Kelurahan Tagaraja untuk memastikan lingkungan tetap terjaga dari ancaman kebakaran lahan, sebuah ikhtiar demi menjamin udara yang dihirup warga tetap bersih dan segar.
Kehadiran Sertu Edili Z di tengah hamparan lahan perbatasan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kenyamanan warga Kateman. Dalam setiap langkahnya, ia tidak hanya memantau titik koordinat yang rawan, tetapi juga menyempatkan diri berdialog dengan warga sekitar. Pendekatan yang hangat ini dilakukan agar pesan menjaga alam dapat diterima dengan baik sebagai tanggung jawab bersama demi masa depan anak cucu.
Dalam menjaga stabilitas wilayah, Sertu Edili Z selalu menekankan pentingnya semangat gotong royong. Ia percaya bahwa perlindungan terhadap lingkungan akan jauh lebih efektif jika dilakukan melalui koordinasi yang erat dan kolaborasi aktif dengan berbagai instansi terkait serta dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil. Sinergi lintas sektor inilah yang menjadi kunci utama agar setiap potensi gangguan di wilayah perbatasan dapat diantisipasi sejak dini.
Patroli bersama warga ini menjadi salah satu cara efektif untuk membangun sistem deteksi dini di lapangan. Melalui kerja sama yang solid antara aparat, pemerintah, dan masyarakat, pengawasan di titik-titik tersembunyi menjadi lebih maksimal. Semua pihak bergerak seirama dengan tujuan yang sama, yakni memastikan wilayah Indragiri Hilir, khususnya Kecamatan Kateman, senantiasa kondusif dan terhindar dari bencana kabut asap.
Hingga perjalanan berakhir, Sertu Edili Z melaporkan bahwa situasi di perbatasan Tagaraja dalam keadaan aman dan terkendali tanpa ditemukan adanya titik api. Udara yang cerah dan suasana yang tenang di wilayah tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi yang baik di lapangan mampu memberikan rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat yang beraktivitas di sekitar tapal batas.
(Man)






