Dukung Peningkatan Gizi Anak Bangsa, Kodim 0314/Inhil Dampingi Pendistribusian 5.794 Porsi Makan Sehat di Kateman

Eranusanews.com, Indragiri Hilir – Jajaran Kodim 0314/Inhil melalui Babinsa Koramil 06/Kateman melaksanakan pendampingan intensif pada kegiatan pembagian Makan Sehat Bergizi yang diselenggarakan oleh Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Kecamatan Kateman. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (15/04/2026) ini menyasar ribuan siswa dan balita di wilayah tersebut guna mendukung peningkatan kualitas kesehatan generasi muda di Kabupaten Indragiri Hilir.

Pelaksanaan kegiatan dimulai sejak pukul 08.00 WIB dengan memfokuskan pendistribusian dari dua titik dapur utama, yakni Dapur MBG 1 dan Dapur MBG 2. Kehadiran personel TNI di lapangan bertujuan untuk memastikan proses distribusi berjalan dengan tertib, tepat sasaran, serta membantu kelancaran logistik makanan dari dapur hingga ke tangan para penerima manfaat.

Berdasarkan data yang dihimpun, Dapur MBG 1 menyalurkan sebanyak 2.905 porsi yang didistribusikan ke 15 titik, mencakup berbagai jenjang pendidikan mulai dari KB, TK, SD, SMP, SMA, hingga warga di beberapa Posyandu seperti Posyandu Beringin dan Melati. Menu yang disajikan pada dapur pertama ini terdiri dari nasi putih, ayam goreng bawang putih, tempe goreng, tumis labu siam dan kol, serta buah semangka sebagai pelengkap nutrisi.

Sementara itu, Dapur MBG 2 mengelola pendistribusian sebanyak 2.889 porsi untuk 17 lembaga pendidikan dan Posyandu, termasuk SMAN 1 Kateman yang merupakan penerima porsi terbesar sebanyak 903 siswa. Variasi menu di dapur kedua ini meliputi nasi putih, tahu sambal, nugget telur, tumis sayur buncis, serta buah naga. Jika dikalkulasikan, total keseluruhan porsi makan sehat yang dibagikan kepada masyarakat Kecamatan Kateman mencapai 5.794 porsi.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Babinsa Koramil 06/KTM, jajaran pendidik (guru), tim SPPG, serta ribuan siswa penerima manfaat. Sinergi antara tim distribusi dari Koramil dan SPPG memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman dan lancar tanpa adanya kendala menonjol di lapangan. Program ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bentuk nyata kepedulian pemerintah dan aparat kewilayahan terhadap asupan gizi anak bangsa.

(Man)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *