EranusaNews.com, SungaiGuntung_Inhil – Ananda Ibnu Ridwan atau akrab di panggil Ririn Siswa MTs Tarbiyah Islamiyah Sungai Guntung Putra dari pasangan bapak Rosli dan Ibu Asnah yang masih duduk di Kelas VIII1 Anak yang memang aktif di bidang olahraga ini telah banyak menorehkan prestasi dan mengharumkan nama sekolah Khususnya di bidang olahraga, hari ini telah mewakili Kabupaten Indragiri Hilir untuk mengikuti KEJURDA yang di laksanakan di Pekanbaru Provinsi Riau yang akan berlangsung pada tanggal 17 sampai dengan 20 Mei 2023 yaitu pada cabang olahraga sepak takraw.
Sebelumnya Ananda ibnu ridwan mengikuti seleksi di tingkat Kecamatan Kateman dalam turnamen sepak takraw tingkat SLTP/SLTA Se-Kecamtan kateman tahun 2023 dalam persiapan PORDA XVI Riau di pekanbaru, dan akhirnya keluar sebagai pemenang dan terpilih Untuk mengikuti seleksi di tingkat kabupaten di cabang olahraga sepak takraw. Kemudian kepala dinas pariwisata, pemuda dan olahraga inhil melalui ketua persatuan sepak takraw Indonesia (PSTI) kabupaten Indragiri Hilir, Said Himyari S.Pd, M.Pd ada 5 Atlit yang dikirim bertanding di kejurda merupakan atlet terbaik dari hasil seleksi termasukkah 2 siswa dari kecamatan Kateman yang lolos dalam seleksi tersebut salah satunya adalah siswa MTs Tarbiyah Islamiyah Sungai Guntung Yaitu Ananda Ibnu Ridwan dari Kelas VIII1.
Semoga Ananda Ibnu Ridwan diberikan kesehatan dan meraih kemenangan dalam bertanding dan keluar sebagai pemenang demi mengharumkan nama baik daerah dan madrasah tercinta aamiin ya rabbal ‘alamin.
“Bangga dan Terharu, salah seorang Siswa kami bisa berprestasi dan membawa nama baik Keluarga, sekolah, Kecamatan dan juga Kabupaten, semoga ini menjadi salah satu motivasi bagi siswa siswi lainnya untuk terus berkarya dan berprestasi.”Ujar Salah seorang Guru MTI, Pak Marwan ketika di minta tanggapan terkait siswa yang ikut Kejurda tersebut.
“Kami dari sekolah sekolah, baik Siswa Siswi, Majlis Guru dan Alumni MTI berbangga dan mendukung sepenuhnya terhadap kegiatan kegiatan positif dan siswa siswi yang berprestasi kata”. beliau lagi
(Sulaiman)







