Eranusanews.com, Kateman_Inhil – Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Tanjung Raja kembali mengingatkan warga akan bahaya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melalui patroli bersama, Kamis 31 Juli 2025.
Patroli antisipasi Karhutla ini dipimpin langsung oleh BRIGADIR ICHSAN SYAHPUTRA, selaku Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Raja, bersama Pratu Deby Maharezky dari Babinsa Koramil 06 Kateman, serta melibatkan unsur MPA (Masyarakat Peduli Api) Desa Tanjung Raja. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap potensi bahaya Karhutla yang sering mengancam wilayah Kecamatan Kateman, khususnya saat musim kemarau berlangsung.
Menurut BRIGADIR ICHSAN SYAHPUTRA, “Patroli ini bukan sekadar rutinitas, tetapi upaya membangun kesadaran masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Kami mengingatkan kembali bahwa membakar lahan tidak hanya melanggar hukum, tapi juga merusak masa depan lingkungan kita bersama.”
Senada dengan itu, Pratu Deby Maharezky menegaskan bahwa Babinsa dari Koramil 06 Kateman senantiasa hadir dalam upaya-upaya pencegahan Karhutla. “Kami ingin masyarakat memahami bahwa menjaga hutan dan lahan tetap hijau bukan sekadar tanggung jawab aparat, tapi kewajiban bersama. Pencegahan dimulai dari kesadaran individu,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Kateman KOMPOL ERMANTO, S.H., M.H. menyampaikan bahwa Polsek Kateman akan terus memperkuat koordinasi dengan Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan elemen masyarakat untuk mencegah Karhutla secara maksimal. “Jika ditemukan adanya unsur kesengajaan dalam pembakaran lahan, kami akan menindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.
Selain melakukan penyisiran ke titik-titik rawan, tim juga berdialog langsung dengan warga. Edukasi disampaikan secara persuasif terkait dampak Karhutla, seperti kerusakan ekosistem, kabut asap yang membahayakan kesehatan, serta kerugian ekonomi akibat rusaknya lahan pertanian dan infrastruktur.
Masyarakat pun diimbau untuk segera melapor jika menemukan tanda-tanda kebakaran atau tindakan mencurigakan yang dapat memicu Karhutla. Kegiatan ini juga menjadi pengingat kolektif bahwa bencana bisa dicegah dengan langkah kecil yang dimulai dari kesadaran bersama.
“Kalau bukan kita yang menjaga lingkungan, siapa lagi? Kalau bukan sekarang, kapan lagi?” ucap salah satu anggota MPA yang turut serta dalam patroli tersebut, menyuarakan harapan besar agar Desa Tanjung Raja tetap aman, lestari, dan bebas dari bencana ekologis.
(SLN)
