BP Batam Tindak Lanjuti Tantangan Pelaku Usaha di Batam

News153 Dilihat

Eranusanews.com, Batam – BP Batam menunjukkan komitmennya untuk mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi pelaku usaha. Pada Jumat, 20 Juni 2025, Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan, Fary Francis, mengunjungi PT Kim Seah Shipyard Indonesia di Kawasan Industri Sekupang untuk berdiskusi langsung tentang masalah yang dihadapi perusahaan.

Dalam kunjungan tersebut, Fary Francis diterima oleh Presiden Direktur PT Kim Seah Shipyard Indonesia, Philip Chan. “Sesuai arahan Presiden Prabowo kepada Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Kepala BP Batam, Ibu Li Claudia Chandra, kami diminta untuk mempercepat kemajuan Batam,” ujarnya.

Fokus pada Pembangunan dan Investasi

Fary menjelaskan bahwa kemajuan tersebut meliputi percepatan pembangunan infrastruktur, perizinan usaha, dan optimalisasi tenaga kerja melalui investasi inklusif. “Presiden Prabowo ingin Batam menjadi role model kawasan ramah investasi di Indonesia,” tambahnya.

Kunjungan ini merupakan langkah strategis BP Batam dalam menanggapi persoalan yang dihadapi pelaku usaha, dengan harapan memberikan solusi yang efektif dan cepat.

Komitmen untuk Mendukung Produksi

“Kehadiran kami di sini mencerminkan komitmen untuk mendukung pelaku usaha agar berbagai tantangan dapat segera kami selesaikan. Kami ingin kegiatan produksi terus berkembang untuk mendukung kemajuan investasi di Batam,” pungkas Fary Francis.

Philip Chan menyambut baik kunjungan tersebut dan mengungkapkan harapannya agar BP Batam dapat segera menyelesaikan persoalan yang telah dilaporkannya. “Kehadiran Deputi BP Batam di perusahaan kami adalah momen bersejarah, karena ini adalah pertama kalinya sejak kami berdiri,” katanya.

Ucapan Terima Kasih atas Dukungan

Philip juga mengucapkan terima kasih atas komitmen tim BP Batam dalam memberikan solusi untuk tantangan yang dihadapi.

Dalam kunjungan ini, Fary Francis didampingi oleh Direktur Investasi, Dendi Gustinandar; Direktur Pengendalian Pengusahaan, Asep Lili Holilulloh; serta beberapa pejabat tingkat III dan IV di lingkungan BP Batam.