Hebat, Kelurahan Puhun Pintu Kabun Bukittinggi Launching Forum Soeami Hebat

Bukittinggi, Sumbar -Eranusanews. Bertempat di Aula Kantor Lurah Puhun Pintu Kabun dilaksanakan Launching Forum Soeami Hebat (ForSobat) pada Minggu (6/11). Lurah Puhun Pintu Kabun Fajri Helmi menjelaskan bahwa ForSobat merupakan Inovasi Kelurahan Puhun Pintu Kabun dalam mengoptimalkan peran kepala keluarga (suami) dalam pemberdayaan masyarakat berbasis keluarga.

“Tujuannya adalah meningkatkan kapasitas kepala keluarga dan menyatukan gerak masyarakat dalam meningkatkan pemberdayaan masyarakat” Ujaranya.

Forum dilaksanakan dalam bentuk ‘Focus Group Discussion’ (FGD) atau diskusi kelompok yang dipandu fasilitator ahli dari Kampus/Perguruan Tinggi. FGD akan dilaksanakan sekali 2 pekan di Kantor Lurah pada hari Minggu pagi dan FGD perdana ini bertema Komunikasi Efektif dalam Keluarga. 

Launching ForSobat ini dibuka secara resmi oleh Camat Mandiangin Koto Selayan yang diwakili oleh Kasi. Pemberdayaan Masyarakat dan Ekonomi Yessi Adriani. Dalam sambutannya Yessi mengapresiasi ForSobat sebagai terobosan yang sangat baik dan bermanfaat bagi pemberdayaan masyarakat berbasis keluarga, karena selama ini program pemberdayaan banyak terfokus hanya kepada kaum perempuan (istri).

“Saya harap ForSobat dapat direplikasi oleh kelurahan lain atau bahkan sampai ke tingkat kecamatan atau kota” Lanjut Yessi.

Hadir pada Launching ForSobat tersebut Ketua TP-PKK Kelurahan Puhun Pintu Kabun Rahmadiah Fajri Helmi, Bhabinkamtibmas Kelurahan Puhun Pintu Kabun Syaifullah, M.H., Ketua RW dan RT. Termasuk Fasilitator FGD perdana yaitu Albert Nashir selaku dosen ITB Haji Agus Salim serta STBA Haji Agus Salim. 

Diikuti oleh 18 orang kepala keluarga (para suami) yang berasal dari unsur masyarakat, FGD berjalan hidup dengan diskusi proaktif dari peserta. Antusiasme peserta juga dibuktikan dengan komitmen bersama untuk melaksanakan FGD selanjutnya 2 pekan ke depan. Dimulai dengan pengantar dari Albert Nashir dengan konsep-konsep penting tentang komunikasi dalam keluarga sampai kasus-kasus kendala komunikasi antar anggota keluarga dibahas bersama. Komunikasi adalah salah satu kunci sukses dalam membangun keluarga yang sakinah mawaddah warahmah. Apalagi di tengah isu dan realiata kehidupan rumah tangga saat ini yang sedang hangat tentang KDRT.

Salah satu peserta, Yendriko yang juga ketua RW 2 menyampaikan, “Forum ini sangat bermanfaat bagi kami peserta sebagai suami dan orang tua. Apalagi bentuk kegiatan yang berupa diskusi sehingga tidak monoton dan membosankan peserta. Kami antusias untuk FGD berikutnya, insyaAllah kami hadir dan akan mengajak warga lain”

Kepada awak media Fajri Helmi lebih jauh menjelaskan latar belakang lahirnya Inovasi ForSobat ini. Kondisi masyarakat sangat dipengaruhi oleh kondisi keluarga sebagai entitas terkecil. Program pemberdayaan masyarakat berbasis keluarga selama ini dominan hanya untuk para istri (perempuan). Seperti Posyandu, Dasawisma, Sekolah Keluarga Kota Bukittinggi, Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA), Kelompok Wanita tani (KWT), dan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Sementara sosok laki-laki sebagai suami dan ayah (kepala keluarga) adalah pemegang kontrol terkuat dalam membentuk karakter keluarga.

Sehingga program pemberdayaan masyarakat yang berbasis keluarga menjadi kurang optimal manfaatnya, karena rendahnya dukungan suami sebagai kepala keluarga. Salah satu kendala dalam hal ini adalah masih sedikitnya program pemberdayaan masyarakat yang melibatkan para suami. Untuk itu perlu sebuah program guna mengoptimalkan dukungan suami sebagai kepala keluarga dalam program pemberdayaan keluarga. Dari permasalahan tersebut munculah gagasan terobosan dengan judul “Pengembangan Program Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Keluarga Melalui Forum Soeami Hebat (ForSobat) di Kelurahan Puhun Pintu Kabun”.

Dalam menyelenggarakan ForSobat ini Pemerintah Kelurahan Puhun Pintu Kabun melaksanakan ‘Memorandum of Understanding’ (MoU) dengan beberapa perguruan tinggi serta salah satu Klinik Psikologi Anak. MoU tersebut direncanakan dengan Institut Teknologi dan Bisnis Haji Agus Salim (ITB HAS), Universitas Fort De Kock, Universitas Islam Negeri Syech M. Djamil Djambek, serta Klinik Psikologi Inspirasi Consulting. Sementara, saat ini MoU telah dilaksanakan dengan ITB Haji Agus Salim pada hari Jum’at 6 November 2022 lalu. (rio)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *