Jadwal dan Keutamaan Puasa Sunnah Tasu’a dan Asyura 2024

Religi583 Dilihat

Eranusanews.com, – Puasa Tasu’a dan Asyura merupakan puasa sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Kedua puasa ini jatuh pada bulan Muharram, bulan pertama dalam kalender Hijriyah. Pada tahun 2024, tanggal-tanggal penting untuk menjalankan puasa ini adalah sebagai berikut:

Tanggal Puasa Tasu’a dan Asyura 2024

  • Puasa Tasu’a: Senin, 15 Juli 2024 (9 Muharram 1446 H)
  • Puasa Asyura: Selasa, 16 Juli 2024 (10 Muharram 1446 H)

Pengertian dan Keutamaan Puasa Tasu’a dan Asyura

Puasa Tasu’a

Puasa Tasu’a dilaksanakan pada tanggal 9 Muharram. Rasulullah SAW menganjurkan umat Muslim untuk berpuasa pada hari ini sebagai bentuk kehati-hatian agar tidak menyerupai kebiasaan kaum Yahudi yang hanya berpuasa pada hari Asyura. Dalam hadis riwayat Imam Muslim, Rasulullah SAW bersabda, “Jika aku masih hidup sampai tahun depan, aku akan berpuasa pada tanggal 9 (Muharram).” (HR. Muslim).

Puasa Asyura

Puasa Asyura dilaksanakan pada tanggal 10 Muharram. Puasa ini memiliki keutamaan besar, di antaranya adalah penghapusan dosa-dosa kecil selama setahun yang lalu. Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Nabi Muhammad SAW bersabda, “Puasa pada hari Asyura, aku berharap kepada Allah dapat menghapus dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim).

Cara Melaksanakan Puasa Tasu’a dan Asyura

  1. Niat: Niat berpuasa harus diucapkan dalam hati pada malam sebelum puasa, atau setidaknya sebelum waktu subuh.
  2. Menahan Diri: Seperti puasa pada umumnya, puasa Tasu’a dan Asyura dilakukan dengan menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari.
  3. Mengikuti Sunnah: Disunnahkan untuk menyertakan puasa Tasu’a sebagai bentuk kehati-hatian dan mengikuti anjuran Rasulullah SAW.

Hikmah dan Manfaat Puasa Tasu’a dan Asyura

  1. Meningkatkan Ketakwaan: Dengan berpuasa, umat Muslim dapat meningkatkan ketakwaan dan kesadaran spiritual.
  2. Penghapusan Dosa: Puasa Asyura dapat menghapus dosa-dosa kecil selama setahun yang lalu.
  3. Mengikuti Sunnah Nabi: Melaksanakan puasa ini adalah bentuk mengikuti sunnah dan anjuran Rasulullah SAW.
  4. Peringatan Sejarah Islam: Puasa ini mengingatkan kita pada peristiwa penyelamatan Nabi Musa a.s. dan Bani Israil dari kejaran Firaun, serta berbagai peristiwa penting lainnya dalam sejarah Islam. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *