KB Kartini Gelar Upacara Hari Kartini, Tanamkan Semangat Emansipasi Sejak Usia Dini

Daerah, Nasional1961 Dilihat

Eranusanews.com, Indragiri Hilir – Semangat perjuangan perempuan dan pelestarian budaya kembali menggema di lingkungan pendidikan usia dini. Kali ini, giliran KB Kartini Kelurahan Tagaraja, Kecamatan Kateman, Sungai Guntung, yang sukses menggelar peringatan Hari Kartini dengan nuansa kebersamaan dan edukasi karakter.

Kegiatan berlangsung pada Senin, 21 April 2025, dengan diikuti oleh seluruh siswa, guru, serta wali murid. Sejak pagi, suasana penuh warna dan semangat kebangsaan terlihat dari busana adat nusantara yang dikenakan para peserta. Momentum ini tidak hanya menjadi perayaan tahunan, tapi juga sarana menanamkan nilai kepahlawanan dan kebhinekaan sejak usia dini.

Upacara dipimpin langsung oleh Ibu Salmiati selaku Pembina Upacara, sementara petugas upacara dipercayakan kepada para wali murid. Langkah ini menjadi bentuk sinergi aktif antara orang tua dan sekolah dalam membangun karakter anak.

Kepala Sekolah KB Kartini, Rizki Wulan Sari, S.Pd, dalam sambutannya menyebut bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan upaya membangun kesadaran tentang pentingnya peran perempuan dalam berbagai lini kehidupan. “Peringatan Hari Kartini adalah saatnya kita mengenang semangat beliau, sekaligus meneruskan perjuangan dalam wujud yang relevan dengan kondisi saat ini. Kami ingin anak-anak tumbuh sebagai pribadi mandiri, berani, dan berbudaya,” ungkapnya.

Antusiasme wali murid turut terlihat, salah satunya dari Rosmelly, yang mengaku bangga bisa terlibat langsung dalam kegiatan sekolah. “Kegiatan ini sangat berarti. Saya berharap semangat Kartini bisa diwariskan kepada anak-anak kami, agar kelak mereka menjadi generasi tangguh dan peduli terhadap lingkungan sosialnya,” ujarnya haru.

Sebagai informasi, Raden Ajeng Kartini dikenal sebagai pelopor emansipasi perempuan Indonesia yang memperjuangkan kesetaraan hak perempuan, khususnya dalam bidang pendidikan di era kolonial. Pemikirannya masih relevan dan menjadi inspirasi lintas generasi, khususnya bagi perempuan Indonesia.

Peringatan ini menjadi bukti bahwa nilai perjuangan Kartini terus hidup, tak hanya lewat upacara, tapi juga melalui praktik edukasi karakter dan kolaborasi sekolah dengan orang tua. Semangat yang tak lekang oleh zaman, demi mencetak generasi berakhlak dan berbudaya sejak dini.
(Man)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *