Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai manajemen risiko dalam program pembangunan perumahan dan memperkuat implementasi Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).
Dr. Ir. Fandy Iood menjadi narasumber, membawakan materi “Strategi Penerapan K3L pada Pembangunan Gedung dan Perumahan.” Ia menekankan bahwa prinsip K3L (Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan) bukan sekadar kelengkapan administratif, melainkan aspek vital untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan berkelanjutan.
“Manajemen risiko dan K3L harus menjadi budaya kerja setiap unit pelaksana. Dengan perencanaan matang dan pengawasan yang konsisten, kita dapat meminimalkan risiko dan meningkatkan kualitas hasil pembangunan,” jelas Dr. Fandy.
Fandy, yang mewakili Universitas Batam (UNIBA) dan menjabat Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Pelaksana Kontraktor dan Konstruksi Nasional (APPEKNAS), berharap kegiatan ini dapat memperkuat tata kelola pemerintahan, membangun budaya kerja profesional, dan menumbuhkan integritas dalam pelaksanaan penyediaan perumahan dan pengembangan kawasan permukiman di Sumatera III.
Ia juga berharap momentum ini dapat memperluas kerjasama antara pemerintah, akademisi, dan praktisi untuk mendorong pembangunan perumahan yang aman, berintegritas, dan berwawasan lingkungan di Indonesia.