Pimpinan dan Anggota DPRD Batam Hadiri May Day 2026, Apresiasi Aksi Damai Pekerja dan Gerakan Batam Bersih

Batam, DPRD44 Dilihat

Eranusanews.com, Batam – Pimpinan dan anggota DPRD Kota Batam menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 yang berlangsung di kawasan parkiran Welcome to Batam (WTB), Batam Center, Jumat (1/5/2026) pagi. Kegiatan yang dipadati ribuan pekerja ini mengusung tema “May Day 2026 Mengangkat Harkat dan Martabat Kaum Pekerja, Batam Bersih: Pekerja Peduli Lingkungan, Bersinergi untuk Kota yang Sehat dan Nyaman.”

Ketua DPRD Kota Batam, Haji Muhammad Kamaluddin, hadir bersama Wakil Ketua I DPRD Kota Batam Haji Aweng Kurniawan dari Fraksi Partai Gerindra, serta anggota DPRD Dr. Muhammad Mustofa, SH, MH. Turut hadir pula Wali Kota Batam Amsakar Achmad, Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam.

Dalam kesempatan tersebut, Kamaluddin menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan May Day yang tidak hanya menjadi wadah penyampaian aspirasi pekerja, tetapi juga dirangkaikan dengan gerakan Batam Bersih sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

“Momentum ini menunjukkan adanya sinergi yang kuat untuk mewujudkan Batam sebagai kota yang maju, bersih, indah, serta nyaman bagi seluruh masyarakat. Para pekerja telah menunjukkan kesadaran bahwa Batam adalah rumah bersama yang harus dijaga dan ditata menjadi lebih baik,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat Hari Buruh serta apresiasi atas aksi unjuk rasa yang berlangsung tertib, damai, dan kreatif yang digelar oleh Konsulat Cabang Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (KC FSPMI) Kota Batam-Kepri.

Dalam aksi tersebut, KC FSPMI Kota Batam menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah, di antaranya percepatan pengesahan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang baru sesuai amanat Mahkamah Konstitusi, penghapusan sistem outsourcing, serta penolakan terhadap upah murah (HOSTUM).

Peringatan May Day tahun ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan pekerja, sekaligus menegaskan komitmen buruh terhadap kepedulian lingkungan serta pembangunan Kota Batam yang lebih maju dan berkelanjutan.