Polres Muba Belum Tetapkan Tersangka Insident Sumur Bor Terbakar

Eranusanews.com, Muba Ketua DPD Aliansi Indonesia Sumatera Selatan (Sumsel) Syamsuddin Djoesman mempertanyakan keseriusan aparat Penegak Hukum Polres Musi Banyuasin (Muba) dan Polsek Sungai Lilin dalam menyelidiki insiden terbakarnya sumur minyak ilegal di Sungai Lilin yang terjadi sepekan lalu.

“Sampai saat ini,Polres Muba dan Polsek Sungai Lilin belum menetapkan pemilik sumur ilegal terbakar sebagai tersangka. Padahal, dalam insiden itu selain telah merusak lingkungan dan mencemari sungai Parung, juga telah menimbulkan korban jiwa yang jumlahnya masih simpang siur” kata Syamsuddin kepada awak media, Selasa (9/7)

Kondisi ini tentunya, menimbulkan pertanyaan banyak pihak, bahkan sebagian besar menilai pihak kepolisian tidak serius dalam mengungkap permasalahan tersebut. Meski masalah ini sudah menjadi berita nasional.

“Kami menilai pihak kepolisian dalam hal ini, polres Muba dan Polsek Sungai lilin tidak serius dalam mengungkap kasus kebakaran sumur minyak ilegal ini. Padahal, kalau polisi serius, mereka sudah bisa melakukan pemeriksaan kepada pelakunya,tapi ini tidak ada tanda tandanya akan ada tersangka dari pemilik sumur bahkan pemilik modal,” ujarnya.

Syamsuddin Djoesman menduga aparat kepolisian sengaja membiarkan kasus itu, dan justru mengambil keuntungan dibalik tragedi yang menelan korban jiwa dan merusak lingkungan. Dugaan itu muncul, lantaran sampai saat ini tidak ada tersangka yang ditetapkan dalam kasus itu, dan pihak kepolisian juga tidak memberikan keterangan resmi terkait masalah itu, termasuk jumlah korban yang tewas dalam peristiwa itu, tidak ada yang tau secara pasti.

“Kami sangat kecewa dengan aparat kepolisian Polres Muba dan Polsek Sungai Lilin yang terkesan tidak tegas dalam mengungkap kasus kebakaran sumur minyak ilegal tersebut. Dalam kasus ini seharusnya aparat kepolisian bisa bertindak cepat dan tegas dengan segera menetapkan tersangka. Apalagi, sudah muncul nama yang diduga kuat sebagai pemilik sumur yang terbakar itu,” katanya.

Lebih lanjut Syamsuddin mengatakan akan melaporkan kelambanan pihak kepolisian dalam mengungkap permasalahan ke tingkat pusat.

“Ya, kasus ini tidak bisa dibiarkan kita akan segera melayangkan surat kepada Kapolri, agar permasalahan ini dapat segera dituntaskan. Kita akan minta, Kabareskrim segera mengambil alih penyelidikan kasus kebakaran sumur bor ilegal yang menimbulkan banyak korban jiwa dan merusak lingkungan ini,” tegasnya

Sementara itu, baik Kapolsek Sungai Lilin, Iptu Moga Gumilang, S.IK dan Kasat Reskrim Polres Muba saat dikonfirmasi via whatsApp, sampai berita ini ditayangkan belum berhasil memberikan tanggapan. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *