RSBP Batam Perkuat Sinergi dengan Kemenkes RI untuk Wujudkan Rumah Sakit Pendidikan dan Pengampu di Batam

Berita97 Dilihat

Eranusanews.com ,Jakarta – Manajemen Rumah Sakit BP Batam (RSBP Batam) melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) pada Kamis (9/10/2025).

Kunjungan ini bertujuan mempererat hubungan kelembagaan antara RSBP Batam dan Kemenkes RI, sekaligus memperoleh arahan strategis untuk memperkuat peran RSBP Batam sebagai rumah sakit pendidikan dan pengampu di wilayah Batam.

Delegasi RSBP Batam dipimpin oleh Direktur RSBP Batam, dr. Tanto Budiharto, SpJP, dan diterima langsung oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan sekaligus Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Tata Kelola Pelayanan Kesehatan Rujukan, dr. Sunarto, M.Kes. Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh semangat kolaboratif.

Dalam arahannya, dr. Sunarto, M.Kes memberikan apresiasi atas kontribusi dan sinergi yang telah terjalin antara BP Batam melalui RSBP dengan Kemenkes. Ia menilai, RSBP Batam memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi Rumah Sakit Penyelenggara Pendidikan Utama (RSPPU) di wilayah Batam.

“RSBP Batam tidak hanya berperan sebagai sarana pendidikan bagi institusi kesehatan di Batam, tetapi juga dapat menjadi penyelenggara pelatihan dan pengembangan kompetensi tenaga kesehatan. Langkah ini akan memberikan nilai tambah dan prestise bagi RSBP Batam,” ujar dr. Sunarto.

Ia juga menegaskan pentingnya peran RSBP Batam sebagai rumah sakit pengampu, bukan hanya diampu. Dengan menjadi pengampu, RSBP Batam dapat membantu rumah sakit tipe C dan D di Batam serta wilayah sekitarnya untuk meningkatkan kapasitas dan mutu pelayanannya.

“Ketika RSBP berperan sebagai rumah sakit pengampu, posisi kelembagaannya akan semakin kuat. Pemerintah pusat pun akan lebih mudah memberikan dukungan, baik berupa bantuan peralatan medis maupun peningkatan fasilitas,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, dr. Sunarto juga menjelaskan arah kebijakan Kemenkes melalui program nasional KJSU–KIA (Kanker, Jantung, Stroke, Urologi, dan Kesehatan Ibu dan Anak) yang saat ini sedang diimplementasikan secara nasional. Program tersebut bertujuan mendorong pemerataan layanan kesehatan prioritas di seluruh Indonesia agar masyarakat mendapatkan akses layanan rujukan penting tanpa harus berobat ke luar daerah.

Menanggapi hal tersebut, Direktur RSBP Batam, dr. Tanto Budiharto, SpJP, menyampaikan apresiasi dan komitmen penuh untuk mendukung kebijakan strategis Kemenkes RI.

“RSBP Batam siap bertransformasi menjadi rumah sakit pendidikan dan pengampu yang unggul. Kami juga berkomitmen memperkuat layanan KJSU–KIA secara terpadu agar masyarakat Batam mendapatkan layanan kesehatan komprehensif dengan standar tinggi,” ungkap dr. Tanto.

Lebih lanjut, RSBP Batam akan menyusun roadmap pengembangan rumah sakit pendidikan dengan menggandeng institusi akademik serta rumah sakit pengampu nasional yang telah ditunjuk oleh Kemenkes RI.

“Langkah ini akan menjadi pijakan strategis dalam mewujudkan RSBP Batam sebagai pusat layanan kesehatan dan pendidikan yang unggul di kawasan perbatasan,” imbuhnya.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian sinergi RSBP Batam dengan Kemenkes RI selama pekan kedua Oktober 2025, yang juga mencakup audiensi dengan Wakil Menteri Kesehatan RI dan kunjungan ke RS Pelni Jakarta.

Melalui berbagai inisiatif tersebut, RSBP Batam menegaskan komitmennya untuk mewujudkan layanan kesehatan yang PRIMA — Profesional, Responsif, Inovatif, Mahir, dan Akurat.

Turut mendampingi Direktur RSBP Batam, yakni Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan dr. Muhammad Yanto serta Wakil Direktur Keuangan dan Umum Evi Elfiana Bangun.