Satelit SATRIA 1 akan Diluncurkan 19 Juni 2023

Headline, Nasional1943 Dilihat

Akses internet yang disediakan satelit SATRIA 1 diharapkan akan memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat di lokasi layanan publik, yang belum memiliki akses atau mengalami kualitas internet tapi belum memadai.

“Prioritas utama penerima akses internet dari Strata 1 adalah sektor Pendidikan, fasilitas layanan Kesehatan, Kantor Pemerintah Daerah serta TNI dan Polri,” imbuh Dia.

Direktur Utama PSN, Adi Rahman Adiwoso, menambahkan, proyek SATRIA 1 menelan biaya total mencapai US$540 juta (sekitar Rp8 triliun).

Biaya itu naik dari perkiraan sebelumnya sebesar US$450 juta (sekitar Rp,6,69 triliun) karena faktor lonjakan biaya transportasi satelit dari lokasi pembuatan di Perancis ke lokasi peluncuran di AS.

“Tadinya kami perkirakan sekitar US$450 juta. Kita mengalami cost of run (lonjakan biaya) sebanyak US$90 juta, sehingga total investasi kami adalah sekitar US$540 juta,” ungkap Adi Rahman.

Selain itu, Adi juga mengungkapkan, lamanya waktu yang dibutuhkan satelit itu hingga bisa digunakan oleh masyarakat pada Januari 2024 adalah karena satelit itu menggunakan teknologi roket canggih yang membutuhkan waktu hingga 145 hari agar bisa membawa banyak peralatan untuk memancarkan kecepatan internet 150 gigabyte per second (GBPS).

“Dari peluncuran 19 Juni 2023 sampai di tempat orbit itu November 2023 kita akan tes satelitnya dulu dan kita akan tes seluruh sistemnya sehingga bisa dimanfaatkan kira-kira pada akhir Desember 2023, sehingga akan siap dimanfaatkan layanannya pada Januari 2024,” pungkas Direktur Utama PSN.

Acara itu turut dihadiri Sektretaris Jenderal Kementerian Kominfo Mira Tayyiba, Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (Dirjen IKP) Kominfo, Usman Kansong, Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Ismail, Pelaksana tugas Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Plt Dirut BAKTI) Kominfo Arief Tri Hardiyanto, dan Direktur Utama PT Pasifik Satelit Nusantara Tiga (PSN) Adi Rahman Adiwoso. sumber: InfoPublik.id