Sunatan Massal Desa Penjuru, Perkuat Sinergi Multi-Pihak untuk Kesehatan Anak dan Solidaritas Warga

Eranusanews.com, Indragiri Hilir- Sebanyak 47 anak dari Desa Penjuru dan Kuala Selat mengikuti Sunatan Massal 2025 yang digelar pada Minggu, 29 Juni 2025 di halaman Kantor Desa Penjuru, Dusun Maju, Kecamatan Kateman. Kegiatan bertema “Sehat Untuk Semua, Kuat Untuk Bersama” ini menjadi momentum penting dalam membangun solidaritas sosial melalui kolaborasi antara perusahaan, yayasan, dan pemerintah desa.

Program sosial ini terselenggara atas kerjasama antara Sambu Group, Yayasan Bahtera Dwipa Abadi (YBDA), dan Pemerintah Desa Penjuru, dengan dukungan tenaga medis dari Klinik Pratama Sambu Group Guntung dan Pustu Desa Penjuru. Tercatat 31 anak dari Desa Penjuru dan 16 anak dari Desa Kuala Selat ikut serta dalam kegiatan ini.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Sekcam Kateman Akapriadi, S.H., Kasi PMD Edi Yansyah, S.Pd, Kades Penjuru Salehudin, Ketua BPD Hermawan, Sekdes Penjuru Indra Susanto, S.M., Sekdes Kuala Selat Zainal Abidin, S.H., Bhabinkamtibmas Brigadir A. Siahan, serta Ketua Karang Taruna Zakaria. Dari pihak perusahaan hadir Humas Sambu Group H. Kahar MZ dan Ade Barza, sementara dari YBDA hadir perwakilan yayasan bersama tim lapangan.

Khairul Azmi, S.Hum, selaku Ketua Panitia, menyebutkan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata dari kepedulian terhadap kesehatan generasi muda. Ia menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak atas komitmen dan dedikasi dalam menyukseskan kegiatan ini.

Salehudin, Kepala Desa Penjuru, menyampaikan apresiasi dan rasa syukurnya atas dukungan dari berbagai pihak: “Ini bukan sekadar kegiatan sunatan, tapi langkah nyata untuk masyarakat. Ini juga yang pertama kami laksanakan di periode ini. Semoga ke depan semakin banyak kegiatan seperti ini,” ungkapnya. Lebih lanjut, ia menyebut kegiatan ini berdampak langsung secara sosial dan ekonomi, serta menjadi ajang memperkuat rasa saling peduli di tengah masyarakat.

Akapriadi, S.H., Sekcam Kateman, juga menyampaikan penghargaan atas kolaborasi yang terjadi:
“Kegiatan ini menunjukkan kekuatan kolaborasi lintas sektor. Pemerintah desa, perusahaan, dan yayasan dapat bersatu menghadirkan manfaat konkret,” ujarnya.

Dari pihak perusahaan, Ade Barza menegaskan bahwa ini merupakan sunatan massal kedua di Desa Penjuru sejak kegiatan serupa digelar pada tahun 2018. Ia juga mengutip pesan dari pendiri Sambu Group, Mr. Tay Juhana: “Kalau tidak mampu menyumbang untuk masyarakat, jangan menyusahkan masyarakat.”

Dua peserta, Saiidi Maulana dari kelas 3 SD dan Reza N. Zora dari kelas 5 MI Nurul Huda, mengaku senang meski sempat merasa gugup. Mereka menyebut kegiatan ini sebagai pengalaman berkesan, terlebih dengan kehadiran teman-teman sebaya dan bingkisan yang mereka terima.

Acara diakhiri dengan penyerahan bingkisan kepada seluruh peserta, disambut antusias oleh anak-anak dan para orang tua. Kegiatan ini tidak hanya sebagai layanan kesehatan, tetapi juga memperkuat ikatan sosial dan semangat gotong royong antara warga, pemerintah, dan dunia usaha.

(Man)