Wisuda Santri RTQ Al-Hidayah: Mencetak Generasi Qur’ani Sejak Dini

Eranusanews.com, Indragiri Hilir-  Pendidikan agama sejak usia dini merupakan investasi besar dalam membentuk karakter anak yang berakhlak mulia. Kesadaran inilah yang terus dijaga oleh Rumah Tahfidz Qur’an (RTQ) Al-Hidayah Desa Sungai Gantang, yang kembali menggelar Haflah Wisuda ke-5 pada Ahad, 23 Februari 2025, di Gedung Serbaguna Desa Sungai Gantang. Kegiatan ini menjadi momen istimewa bagi sepuluh santri yang berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur’an, sekaligus menjadi motivasi bagi mereka untuk terus mengamalkan nilai-nilai Qur’ani dalam kehidupan sehari-hari.

Sejak didirikan pada tahun 2019, RTQ Al-Hidayah secara konsisten mengadakan Haflah Wisuda sebagai bentuk apresiasi terhadap santri yang telah berjuang menghafal Al-Qur’an. Acara ini mendapat dukungan luas dari berbagai pihak, di antaranya Camat Kempas, yang diwakili oleh Kasi Pemberdayaan Masyarakat (PM) Susilawati, S.H., Kepala Desa Sungai Gantang Dhehek Kurniadiyanto, S.Pd.N.H.,N.I.P. Sekretaris TP PKK Desa Sungai Gantang Sri Megawati, Korwil Pendidikan Jafril, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh wali santri RTQ Al-Hidayah.

Dalam sambutannya, Pimpinan RTQ Al-Hidayah, Darma Krida, menekankan bahwa pendidikan berbasis Al-Qur’an memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak yang kuat. “Menghafal Al-Qur’an sejak dini bukan hanya tentang hafalan, tetapi juga tentang bagaimana nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dapat membentuk karakter anak yang santun, disiplin, dan bertanggung jawab,” ungkapnya.

Puncak acara ditandai dengan prosesi wisuda yang berlangsung penuh haru dan kebanggaan. Sepuluh santri dengan wajah berseri maju satu per satu untuk menerima penghargaan atas pencapaian mereka. Sebagai bentuk apresiasi, Darma Krida memberikan penghargaan khusus kepada tiga santri yang menunjukkan prestasi luar biasa: Hafidz Termuda diberikan kepada santri berusia 5 tahun, membuktikan bahwa kecintaan terhadap Al-Qur’an dapat ditanamkan sejak usia sangat muda. Hafidz Terbaik diberikan kepada santri dengan bacaan dan tajwid terbaik, sementara Hafidz Terbanyak dianugerahkan kepada santri dengan jumlah hafalan terbanyak.

wisuda santri
Prosesi wisuda santri RTQ Al-Hidayah

Salah satu momen paling berkesan dalam acara ini adalah ketika wali santri berbagi pengalaman tentang perjalanan anak-anak mereka dalam menghafal Al-Qur’an. Mereka mengungkapkan betapa besar tantangan yang dihadapi, mulai dari membangun kedisiplinan hingga menumbuhkan semangat anak dalam menghafal. Namun, berkat bimbingan RTQ Al-Hidayah, mereka berhasil melewati proses tersebut dengan penuh kesabaran dan akhirnya bisa melihat buah dari perjuangan anak-anak mereka. “Saya tidak pernah menyangka anak saya bisa menghafal Al-Qur’an sejak usia dini. Ini adalah anugerah luar biasa yang membuat kami sebagai orang tua merasa bangga dan terharu,” ujar salah satu wali santri.

Dalam kesempatan ini, Camat Kempas, melalui perwakilannya, Susilawati, S.H., mengapresiasi keberadaan RTQ Al-Hidayah yang telah berkontribusi dalam mencetak generasi Qur’ani. Menurutnya, pendidikan agama adalah kunci utama dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki moral dan etika yang baik. Sementara itu, Kepala Desa Sungai Gantang, Dhehek Kurniadiyanto, S.Pd.N.H., menegaskan bahwa dukungan terhadap pendidikan agama harus terus diberikan agar semakin banyak anak-anak yang termotivasi untuk belajar dan menghafal Al-Qur’an.

Haflah Wisuda ke-5 ini bukan sekadar acara seremonial, tetapi sebuah gerakan untuk membangun generasi Qur’ani yang akan menjadi penerus bangsa dengan akhlak yang baik. Dengan semangat yang terus menyala, RTQ Al-Hidayah diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi pusat pendidikan Al-Qur’an yang mencetak generasi berilmu, berkarakter, dan siap menerapkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan bermasyarakat.(Man)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *