Anggaran Batam Tembus Rp10 Triliun, Arah Baru Menuju Kota Industri Kelas Dunia

Berita174 Dilihat

Eranusanews.com, BATAM – Kota Batam bersiap melangkah lebih jauh. Tahun 2026, anggaran pembangunan kota industri ini melonjak drastis mendekati Rp10 triliun, menandai ambisi besar memperkuat konektivitas, menarik investasi global, dan meningkatkan daya saing ekonomi.

Tambahan dana jumbo ini merupakan gabungan dari Badan Pengusahaan (BP) Batam sebesar Rp5,2 triliun—termasuk usulan tambahan Rupiah Murni Rp2,8 triliun—dan APBD Pemerintah Kota Batam senilai Rp4,7 triliun. Jika digabung, totalnya naik sekitar 60 persen dibandingkan tahun 2025 yang mencapai Rp6,1 triliun.

“Tambahan anggaran ini telah disepakati bersama Komisi VI DPR. Fokusnya jelas: memperkuat investasi dan mengembangkan kawasan ekonomi strategis,” ujar Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, baru-baru ini.

Fokus Pembangunan: Konektivitas dan Daya Saing

Amsakar menegaskan, dana Rupiah Murni akan diarahkan untuk memperkuat konektivitas darat, laut, dan udara, serta memperbaiki sarana sumber daya air dan lingkungan.
Sementara itu, anggaran BP Batam difokuskan pada penguatan kawasan perdagangan bebas (Free Trade Zone) dan pengembangan ekonomi berkelanjutan.

Dari sisi Pemerintah Kota, APBD Batam 2026 akan ditopang oleh Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp2,5 triliun, yang terdiri atas pajak daerah Rp2 triliun, retribusi Rp305 miliar, dan hasil pengelolaan kekayaan daerah Rp11 miliar. Tambahan pendapatan juga berasal dari transfer pusat Rp1,7 triliun dan transfer antar daerah Rp310 miliar.

Enam Proyek Besar Penggerak Ekonomi Batam

Pemerintah telah menyiapkan enam kelompok proyek utama sebagai penggerak ekonomi 2026:

  1. Pembangunan infrastruktur darat, termasuk jalan arteri, fly over, dan akses menuju kawasan industri.

  2. Normalisasi waduk dan jaringan air minum, memastikan pasokan air bersih berkelanjutan.

  3. Revitalisasi Pelabuhan Batuampar serta perluasan lapangan penumpukan kontainer untuk memperkuat sektor logistik.

  4. Konektivitas udara, lewat pembangunan akses kargo baru dan jalan perimeter Bandara Hang Nadim.

  5. Revitalisasi fasilitas kesehatan, termasuk peningkatan layanan di RS BP Batam.

  6. Pengembangan ruang publik, seperti Taman Kolam, Taman Rusa, dan renovasi Mall Pelayanan Publik (MPP).

Momentum Ekonomi Batam Terus Menguat

Tren pertumbuhan ekonomi Batam menunjukkan sinyal positif. Setelah sempat melambat ke 4,75 persen pada 2021, kini Batam melesat hingga 7,04 persen pada 2023—tertinggi dalam lima tahun terakhir.

Investasi juga mencatatkan rekor. Tahun 2024, realisasi investasi mencapai Rp43,26 triliun, atau 108 persen dari target. Neraca perdagangan mencatat surplus US$6,82 miliar, sementara kunjungan wisatawan menembus 1,32 juta orang.

“Anggaran ini menjadi kunci menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang sudah positif,” ujar Amsakar.

Lima Program Prioritas Menuju 2026

Pemko Batam juga menyiapkan lima program prioritas:

  1. Peningkatan kualitas SDM dan sistem pendidikan.

  2. Pembangunan infrastruktur perkotaan, termasuk kantor camat, gedung layanan publik, dan drainase antisipasi banjir.

  3. Pemerataan kesejahteraan, dengan dukungan pinjaman nol persen untuk UMKM dan perlindungan bagi pekerja informal.

  4. Reformasi birokrasi untuk mempercepat pelayanan publik.

  5. Peningkatan daya saing daerah di sektor industri, perdagangan, dan pariwisata.

Menuju Kota Industri Kelas Dunia

Dengan total anggaran mendekati Rp10 triliun, Batam kini sejajar dengan kota besar seperti Surabaya yang memiliki APBD Rp8,79 triliun.
Namun keunikan Batam terletak pada struktur ganda—antara BP Batam dan Pemko—yang memungkinkan percepatan pembangunan dari dua jalur pendanaan berbeda.

“Keduanya saling melengkapi, mempercepat pembangunan, dan memperluas manfaat bagi masyarakat,” tegas Amsakar.

Pemerintah berharap dana besar ini tidak hanya menambah gedung dan jalan baru, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan warga serta memperkuat posisi Batam sebagai gerbang investasi dan industri kelas dunia. Tantangannya kini: memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar memberi dampak nyata bagi publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *