BMKG Peringatkan Potensi Gelombang Tinggi di Perairan Indonesia 6-7 September 2024

Nasional415 Dilihat

Eranusanews.com, – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi yang diprediksi akan terjadi di beberapa wilayah perairan Indonesia pada 6 hingga 7 September 2024.

Menurut Faradiva Claudia, salah satu prakirawan BMKG, angin di wilayah utara Indonesia umumnya bertiup dari arah Tenggara hingga Barat Daya dengan kecepatan antara 6 hingga 25 knot. Sementara itu, di wilayah selatan Indonesia, angin bergerak dari arah Timur hingga Tenggara dengan kecepatan berkisar antara 8 hingga 30 knot.

Wilayah dengan Kecepatan Angin Tinggi

“Kecepatan angin paling tinggi terpantau di sekitar perairan utara Sabang, perairan Merauke, dan Laut Arafuru selatan Merauke,” ungkap Faradiva dalam keterangan tertulisnya pada Jumat, 6 September 2024.

Faradiva juga menjelaskan bahwa pola angin tersebut memicu gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah, termasuk Selat Malaka bagian utara, perairan utara Pulau Sabang, perairan barat Aceh, dan perairan barat Kepulauan Nias hingga Mentawai. Gelombang serupa juga berpotensi melanda perairan barat Bengkulu, Selat Bali hingga Lombok bagian selatan, dan Samudra Hindia Selatan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Selain itu, kawasan lain seperti Selat Karimata, Laut Natuna Utara, dan Laut Jawa juga berpotensi mengalami gelombang serupa. Di beberapa wilayah lainnya, seperti Laut Flores bagian timur, Laut Banda, dan Laut Arafuru, kondisi yang sama juga diperkirakan akan terjadi.

Gelombang Tinggi di Beberapa Wilayah

Lebih lanjut, BMKG memperingatkan bahwa gelombang yang lebih tinggi, dengan kisaran antara 2,5 hingga 4 meter, berpotensi terjadi di Samudra Hindia di sekitar Mentawai, perairan selatan Jawa, serta perairan barat Lampung. Wilayah lainnya yang juga berisiko adalah Selat Sunda bagian barat dan selatan, serta Samudra Hindia Selatan Jawa hingga Nusa Tenggara Barat (NTB).

Imbauan Keselamatan Pelayaran

Gelombang tinggi yang diprediksi ini dapat mengancam keselamatan pelayaran, terutama bagi nelayan dan pengguna moda transportasi laut. BMKG mengingatkan nelayan dengan perahu kecil agar berhati-hati ketika angin melebihi kecepatan 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter. Kapal tongkang, kapal feri, serta kapal kargo besar juga diimbau untuk waspada terhadap angin dan gelombang dengan kriteria tertentu, seperti angin lebih dari 27 knot dan gelombang di atas 4 meter.

BMKG mengimbau seluruh masyarakat, khususnya yang beraktivitas di laut, agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang bisa memengaruhi keselamatan di perairan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *