BP Batam dan Kementerian Investasi Tandatangani Nota Kesepahaman untuk Pengembangan Investasi

News175 Dilihat

Eranusanews.com, Jakarta – Dalam langkah strategis untuk memperkuat investasi di Kota Batam, BP Batam resmi menandatangani Nota Kesepahaman dengan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pada Selasa, 24 Juni 2025.

Nota Kesepahaman tersebut ditandatangani oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Perkasa Roeslani, dan Kepala BP Batam sekaligus Walikota Batam, Amsakar Achmad. Perjanjian ini menegaskan komitmen jangka panjang kedua instansi dalam mengembangkan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam.

Komitmen Bersama

Dalam sambutannya, Amsakar Achmad menjelaskan bahwa penandatanganan ini memperkuat kolaborasi dalam beberapa aspek penting:

  1. Sinkronisasi dan Pertukaran Data
  2. Pengawasan Sistem Perizinan
  3. Pengembangan Peluang dan Kebijakan
  4. Pengembangan Sumber Daya Potensial

“Langkah ini adalah wujud nyata komitmen kami untuk menjadikan Batam kawasan yang ramah investasi dan responsif terhadap perkembangan global,” ungkap Amsakar.

Pencapaian Investasi

Pada kesempatan itu, Amsakar juga memaparkan pencapaian realisasi investasi Kota Batam di tahun 2024, yang mencapai Rp43,26 triliun, meningkat 31,17 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan investasi ini turut mendorong pertumbuhan ekonomi Batam sebesar 6,69 persen, melampaui rata-rata pertumbuhan nasional yang hanya 5,03 persen.

Meskipun pencapaian ini menggembirakan, Amsakar menegaskan pentingnya menjaga momentum pertumbuhan agar terus meningkat setiap tahunnya. Batam telah diberikan mandat untuk berkontribusi dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.

Harapan untuk Masa Depan

“Kami berharap, nota kesepahaman ini menjadi landasan konkret untuk integrasi kebijakan pusat dan pelaksanaan teknis di daerah, menciptakan iklim investasi yang kompetitif di Batam,” harap Amsakar.

Menteri Rosan Perkasa Roeslani juga memberikan apresiasi atas pencapaian yang diraih BP Batam. “Kontribusi Batam sangat penting dalam mencapai pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen yang dicita-citakan Presiden RI,” ujarnya.

Target investasi Kementerian dalam lima tahun ke depan adalah lebih dari Rp13.000 triliun, dengan target untuk tahun 2025 sebesar Rp1.900 triliun. “Saya yakin, di bawah kepemimpinan Kepala BP Batam dan timnya, kerja sama ini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat Batam dan Indonesia,” tutup Rosan dengan optimis.

Hadirnya Para Pejabat

Pertemuan ini juga dihadiri oleh Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu, serta jajaran penting BP Batam lainnya, termasuk Li Claudia Chandra dan Sudirman Saad, menunjukkan komitmen bersama untuk memajukan investasi di Batam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *