BP Batam Luncurkan Program MANTAB: Terobosan Baru Transformasi SDM untuk Menjawab Tantangan Industri

Berita Acara69 Dilihat

Eranusanews.com, Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) resmi meluncurkan Manajemen Talenta Batam (MANTAB), sebuah program inovatif yang dirancang untuk mempercepat transformasi ketenagakerjaan di Batam. Peluncuran berlangsung pada Senin (8/12/2025) di Balairung Sari BP Batam.

Program ini sebelumnya telah diperkenalkan kepada civitas akademika Politeknik Negeri Batam pada Agustus 2025. Namun, pada peluncuran kali ini, MANTAB diperluas untuk menjangkau audiens yang lebih luas dan beragam. Sebanyak 60 pelaku usaha dari berbagai asosiasi industri hadir untuk mengikuti prosesi peluncuran tersebut.

Acara tersebut juga dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, di antaranya Direktur Pengendalian Penggunaan Tenaga Kerja Asing Kemnaker RI, Rendra Setiawan, COO IDSurvey Andry Tanudjaja, jajaran FKPD Provinsi Kepri dan Kota Batam, pimpinan redaksi media nasional hingga lokal, serta civitas akademika se-Kota Batam.

Batam Melesat, Tantangan SDM Meningkat

Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Francis, menyampaikan bahwa geliat ekonomi Batam semakin menunjukkan akselerasi yang mengesankan.

Nilai investasi pada triwulan III 2025 menembus Rp54,7 triliun, dengan lebih dari 1.700 perusahaan yang aktif beroperasi dalam sektor manufaktur, logistik, hingga teknologi. Data BPS mencatat pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,89 persen, mendekati target BP Batam sebesar 7 persen pada tahun ini.

Di balik kemajuan ini, Batam masih menghadapi tantangan serius berupa tingginya angka pengangguran terbuka yang mencapai lebih dari 50.000 orang, atau sekitar 7,68 persen, lebih tinggi dari rata-rata nasional.

“Hari ini kita menjawab tantangan itu dengan cara yang berbeda melalui platform MANTAB. Ini bukan hanya pelatihan atau sertifikasi, melainkan manajemen ekosistem talenta,” tegas Fary.

Ia menyebutkan, implementasi MANTAB akan dimulai dari penyelarasan database tenaga kerja mahasiswa vokasi, sertifikasi kompetensi, job matching, hingga pengembangan creative hub.

“Kami ingin Batam tidak hanya dikenal sebagai kawasan industri dan pelabuhan, tetapi juga karena kualitas sumber daya manusianya.”

Amsakar Achmad: MANTAB Jadi Terobosan Strategis Atasi Pengangguran

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan apresiasinya atas kelahiran MANTAB yang dinilainya sebagai langkah strategis untuk meminimalkan kompleksitas persoalan pengangguran di Kota Batam.

Amsakar menjelaskan sejumlah faktor yang menyebabkan tingginya pengangguran, mulai dari transformasi industri yang kini beralih dari padat karya menuju padat modal, tingginya arus migrasi, keterbatasan pelatihan tenaga kerja, hingga besarnya jumlah penduduk usia produktif.

“Untuk mewujudkan cita-cita ini, BP Batam tidak dapat bekerja sendiri. Dibutuhkan dukungan, kolaborasi, dan sinergi dari pemerintah pusat, daerah, dan seluruh mitra kerja,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen BP Batam untuk memberikan prioritas kepada tenaga kerja lokal, khususnya putra-putri daerah.

“Mudah-mudahan ikhtiar ini bisa memperkecil angka pengangguran di Kota Batam. Ayo bersama, kita jadikan Batam semakin hebat dan dahsyat!” seru Amsakar.

55.375 Tenaga Kerja Disiapkan Masuk Industri

Sebagai penutup rangkaian acara, BP Batam melakukan demo pengisian data pada platform MANTAB serta menyerahkan Apresiasi Nota Komitmen Perekrutan 55.375 tenaga kerja dari 26 industri baru yang akan berinvestasi dalam tiga tahun ke depan.

Komitmen besar tersebut menjadi bukti nyata bahwa kehadiran MANTAB bukan hanya sebuah program, tetapi sebuah gerakan terstruktur untuk membangun masa depan ketenagakerjaan Batam yang lebih inklusif, kompetitif, dan berkelanjutan.