Demo Besar-besaran Dalam 2 Bulan di Batam 3 Kali Terjadi 2 Ricuh, Catatan Kelam M. RUDI

Batam1086 Dilihat

EranusaNews.com, Batam – Dalam 2 bulan ini Batam menghadapi 3 kali demo besar-besaran dan 2 diantaranya ricuh yang banyak menimbulkan korban baik dar aparat maupun peserta aksi yang tentunya mencoreng nama baik Walikota dan juga sekaligus menjabat ex-oficio kepala BP Batam M. Rudi, 11 September 2023.

Demo yang disebabkan oleh rencana proyek ecocity di Rempang-Galang yang ditaksir menelan biaya lebih dari Rp 300T ini menjadi dalang terjadinya aksi penolakan terutama dari komunitas Melayu yang ada di Kepulauan Riau khususnya di Batam.

Demo pertama terjadi diakhir agustus dan beruntung aksi ini berjalan dengan damai,namun tanggal 7 september terjadi bentrok besar-besaran dikawasan yang terdampak Relokasi (rempang-galang) oleh warga yang mana kala itu pihak investor yang hendak melakukan pengukuran dan pematokan lahan yang dikawal oleh aparat tim terpadu dihadang dengan pohon dan kontainer sehingga menimbulkan bentrok dari pagi hingga malam yang berakibat 8 orang warga Relang(sebutan rempang-galang) ditahan.

Hari ini terjadi lagi demo balasan di kantor BP BATAM akibat ketidakpuasan warga melayu buntut dari tindakan represif aparat yang menembaki warga dengan gas air mata yang memblokade tim terpadu dengan membabi buta sampai ke sekolah SD dan SMP yang mana kala itu ada siswa yang lagi belajar lalu ada pendemo yang lari menuju kesana saat di jembatan 4 Barelang.

Demo yang berlangsung hari ini awalnya berjalan kondusif hingga tengah hari azan dhuhur,namun setelah itu demo berlangsung ricuh hingga kaca kantor BP Batam pecah terkena lemparan batu dan pagar besi pembatas gedung banyak yang jebol.

Akhirnya petugas keamanan menghujani para pendemo dengan tembakan gas air mata dan tersebar info ada juga yang terkena tembakan peluru karet dari pihak aparat yang mencoba memukul mundur para pendemo dari gedung BP Batam.

Tentu ini menjadi catatan kelam bagi kepemimpinan walikota batam (RUDI) yang telah 2 periode menjabat dan dimasa kedua ia juga merangkap jabatan sebagai ex-oficio kepala BP Batam dan juga ia berencana melanjutkan kepemimpinan nya untuk bertarung di kompetisi pemilihan gubernur pada pemilu 2024 mendatang.

Semoga kondisi kota Batam cepat kembali kepada keadaan sebelumnya yang mana Batam dijuluki KOTA BANDAR DUNIA MADANI dan semoga ini bukan hanya jadi slogan saja yang pada kenyataannya tidak seperti itu. (SAD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *