Dulu Kotor dan Tersumbat, Kini Parit 8 Mengalir Bebas Berkat Warga!

Daerah1183 Dilihat

Eranusanews.com, SUNGAI GUNTUNG_INHIL.RIAU – Siapa sangka Parit 8, Kelurahan Tagaraja, Kecamatan Kateman, yang dulu penuh sampah dan tersumbat, kini berubah total? Berkat aksi swadaya warga, aliran air yang sebelumnya mampet kini lancar. Tak hanya membuat lingkungan lebih bersih, upaya ini juga mengurangi risiko banjir yang kerap terjadi saat hujan turun.

Tak berhenti di situ, warga juga berinisiatif memperbaiki drainase di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, mulai dari Simpang Jalan Darussalam. Selama ini, kawasan tersebut sering tergenang akibat saluran air yang buruk. Kini, berkat gotong royong dan kepedulian masyarakat, genangan mulai berkurang, dan jalanan lebih nyaman dilalui. Tak ada lagi pemandangan air yang menggenangi badan jalan setiap kali hujan deras atau air pasang datang.

Aksi ini digagas oleh warga yang peduli, seperti Andi Arfah dan M. Ali, yang tidak mau tinggal diam melihat lingkungan mereka terabaikan. “Kita tidak bisa terus mengeluh. Kalau dibiarkan, masalah ini akan semakin parah. Makanya, kami memutuskan untuk bergerak!” ujar Andi Arfah.

Lebih menarik lagi, kegiatan ini dilakukan tanpa dana pemerintah. Semua biaya berasal dari sumbangan masyarakat dan donatur. Ini membuktikan bahwa perubahan tidak harus selalu menunggu bantuan dari pihak luar. Dengan kebersamaan dan kesadaran, warga Kateman menunjukkan bahwa mereka mampu menciptakan solusi untuk lingkungan mereka sendiri.

Meski begitu, perjuangan belum selesai. M. Ali mengingatkan bahwa menjaga kebersihan adalah tugas bersama. “Kalau masih ada yang buang sampah sembarangan, semua kerja keras ini akan sia-sia,” tegasnya.

Kini, pertanyaannya: mampukah masyarakat mempertahankan hasil perjuangan ini? Atau, dalam beberapa waktu ke depan, Parit 8 akan kembali seperti dulu—kotor dan tersumbat? Jawabannya ada di tangan kita semua.

(Man)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *