HMI Cabang Batam Desak Baznas Tingkatkan Transparansi dan Tinjau Kebijakan Zakat ASN

Daerah247 Dilihat

Eranusanews.com, Batam – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Batam mendesak pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Batam yang baru untuk lebih transparan dalam mengelola zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF). Desakan ini muncul karena sebagian besar dana Baznas Batam bersumber dari zakat Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemko Batam dan BP Batam.

Formatur HMI Cabang Batam, Sucipto, menyatakan bahwa Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, perlu meninjau kembali kebijakan pemotongan zakat ASN yang disalurkan langsung ke Baznas. Ia menekankan pentingnya untuk tidak hanya mengandalkan zakat ASN, tetapi juga mengembangkan penghimpunan dari masyarakat secara luas.

“Kami mendengar bahwa ada ASN di Batam yang setiap bulan gajinya dipotong untuk zakat Baznas, tetapi ketika mereka membutuhkan bantuan, justru mengalami kesulitan. Ini menunjukkan ada yang tidak beres dalam pengelolaan dana ini,” ungkap Sucipto pada Selasa (20/8).

Data menunjukkan bahwa pendapatan Baznas Batam tahun 2024 diperkirakan mencapai Rp15 miliar, dengan 80 persen dari zakat ASN. Menurut Sucipto, ini menjadi catatan penting agar Baznas dapat beroperasi dengan lebih profesional dan amanah.

Lebih jauh, Sucipto menegaskan bahwa pimpinan Baznas Batam, terutama Ketua Baznas, tidak boleh hanya “duduk manis” di kantor. “Baznas harus aktif mensosialisasikan zakat ke instansi swasta, dunia usaha, dan masyarakat. Jika hanya menunggu di kantor, bagaimana dana umat bisa berkembang?” tegasnya.

HMI Cabang Batam percaya bahwa langkah ini sangat penting agar Baznas tidak hanya berfungsi sebagai pengumpul zakat dari ASN, tetapi juga sebagai lembaga yang dapat dipercaya oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Semoga Wali Kota Batam dapat meninjau ulang kebijakan zakat ASN yang disalurkan ke Baznas. Transparansi, keadilan, dan aksi nyata di lapangan harus menjadi prioritas utama dalam pengelolaan dana umat,” pungkas Sucipto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *