Semangat Hijrah Pasca.Ramadhan, SMP Negeri 1 Kateman Integrasikan Nilai Religi dan Peduli Lingkungan Sejak Hari Pertama Sekolah

Indragiri Hilir, Riau993 Dilihat

Eranusanews.com, Indragiri Hilir – Suasana baru pasca-Ramadhan membawa semangat segar bagi warga sekolah SMP Negeri 1 Kateman. Hari pertama masuk sekolah pada Rabu, 9 April 2025, dipenuhi dengan kegiatan inspiratif dan edukatif yang memperkuat nilai karakter, spiritualitas, serta kepedulian lingkungan siswa.

Kegiatan diawali dengan inspeksi mendadak (sidak) oleh Korwil Dinas Pendidikan Kecamatan Kateman, Bp. Yushal Fadrion, S.Pd., yang langsung menyapa dan memberi arahan kepada dewan guru. Dalam sambutannya, ia mengajak para pendidik untuk menjaga profesionalisme dan meningkatkan kualitas pendidikan pascalibur Idulfitri.

Tak hanya kepada guru, Bp. Yushal Fadrion, S.Pd. juga menyampaikan motivasi kepada seluruh siswa. Ia menggarisbawahi pentingnya disiplin, semangat belajar, serta etika dan akhlak di lingkungan sekolah. “Kita kembali ke sekolah bukan hanya secara fisik, tapi juga dengan semangat dan tekad baru untuk menjadi lebih baik,” tuturnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan kuliah tujuh menit (kultum) yang dibawakan oleh Ust. Afyudin Yusuf, S.Pd.I, guru Pendidikan Agama Islam di sekolah tersebut. Ia menyampaikan pesan penuh makna tentang semangat Ramadhan yang diibaratkannya seperti charger spiritual. “Ramadhan telah mengisi ulang hati dan iman kita. Kini saatnya kita gunakan energi itu untuk berprestasi dan bersikap positif,” ujarnya di hadapan seluruh siswa dan guru.

Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Kateman, Halijah, S.Pd., M.Si., menyambut siswa dan guru dengan sambutan yang penuh kehangatan. Ia mengajak seluruh civitas akademika untuk menjadikan momen ini sebagai awal baru yang lebih baik, seraya mengucapkan, “Selamat Idulfitri, mari mulai kembali dengan semangat kebersamaan dan keimanan yang telah diperkuat selama Ramadhan.”

Kegiatan tak berhenti sampai di situ. Waktu istirahat dimanfaatkan dengan aksi nyata melalui program Ecobreak, yaitu gerakan membersihkan lingkungan sekolah, memilah sampah, dan menjaga kebersihan. Di bawah bimbingan Rahmatan, S.Pd., guru pembina lingkungan, para siswa dengan antusias menjalankan tugasnya secara bergilir dan penuh tanggung jawab.

Program Ecobreak menjadi contoh konkret pendidikan karakter berbasis lingkungan. Aktivitas sederhana ini ditujukan agar siswa menyadari bahwa kebersihan adalah bagian dari iman dan tanggung jawab menjaga lingkungan merupakan bagian dari kehidupan beradab. Gerakan ini bukan hanya berdampak secara fisik, tapi juga mengasah kepedulian sosial dan spiritual siswa.

Hari pertama sekolah di SMP Negeri 1 Kateman bukan sekadar rutinitas pembelajaran yang dimulai kembali, namun sebuah momentum penting yang menyatukan nilai religius, edukatif, dan lingkungan dalam satu harmoni.

(Man)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *