Kisah Hidup Nunung: Tinggal di Kos dan Perjuangan Memenuhi Kebutuhan Keluarga

Lifestyle370 Dilihat

Eranusanews.comKomedian senior Nunung berbagi kisah hidupnya setelah harus tinggal di kos-kosan karena menjual semua aset yang dimilikinya. Ia mengambil langkah tersebut untuk memenuhi kebutuhan keluarganya di Solo dan untuk membiayai pengobatannya.

Dalam acara Pagi Pagi Ambyar di Trans TV, Nunung mengungkapkan bahwa ia dan suaminya, Iyan Sambiran, telah tinggal di kos selama sekitar tujuh bulan.

“Saya sudah hampir tujuh bulan di sini,” ungkap Nunung, seperti yang dilansir dari YouTube Trans TV Official pada Selasa (25/2/2025).

Dengan suara bergetar, Nunung menjelaskan bahwa ia terpaksa menjual aset demi biaya pengobatan.

“Pengobatan yang saya jalani membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Saya harus berobat terus-menerus, dan biayanya sangat mahal karena ada beberapa penyakit yang saya derita,” tambahnya.

Uang hasil penjualan aset tersebut juga digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya di Solo. “Saya membutuhkan uang untuk hidup dan untuk keluarga,” ujarnya.

Nunung menceritakan bahwa ia tidak memerlukan waktu lama untuk memutuskan menjual seluruh asetnya dan memilih tinggal di kos.

“Saya tidak memikirkan lama-lama. Yang penting keluarga di Solo sudah nyaman, kami tinggal di Jakarta saja,” jelas Nunung.

Saat ini, satu-satunya aset yang tersisa adalah rumah di Solo, yang diperuntukkan bagi keluarganya. “Semua aset sudah dijual, hanya tinggal satu rumah di Solo untuk mereka tinggal,” tuturnya.

Berjuang di Masa Tua

Dalam kesempatan tersebut, Nunung juga mengungkapkan keinginannya untuk menikmati masa tuanya. Namun, kondisi keuangannya mengharuskannya untuk terus bekerja.

“Saya ingin menikmati masa tua, tapi saya masih perlu berobat,” ungkap Nunung. “Sebenarnya saya sudah siap meninggalkan karier di dunia entertainment, tetapi kebutuhan untuk berobat masih ada.”

Ia rela bekerja keras demi menafkahi keluarganya. Nunung, yang memiliki nama asli Tri Retno Prayudati, telah terbiasa bekerja untuk keluarga sejak usia muda.

“Hidup saya memang dari remaja untuk keluarga. Sejak umur 9 tahun, saya sudah bertanggung jawab untuk keluarga, dan itu tidak pernah berhenti hingga sekarang,” jelasnya.

Nunung menekankan bahwa jika bukan dirinya yang mencari nafkah, tidak ada orang lain yang akan melakukannya. “Kalau saya tidak cari uang, siapa yang mau mencarikan?” curhatnya.

sumber:msn.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *