Li Claudia Tegaskan Kajian Teknis Drainase dalam Rapat Penataan Ruang Batam

Berita71 Dilihat

Eranusanews.comWakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, memimpin rapat lanjutan Pertimbangan Forum Penataan Ruang Daerah (FPRD) di Kantor Wali Kota Batam, Selasa (23/9/2025). Agenda tersebut berfokus pada pembahasan permohonan Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) di wilayah Batam.

Dalam rapat itu, Li Claudia menekankan pentingnya kajian teknis yang mendetail, terutama mengenai pembangunan saluran drainase agar tidak memicu persoalan banjir di masa mendatang. Ia meminta Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto, memberikan masukan teknis yang jelas bagi para pengusaha pemohon izin.

“Pengusaha harus memahami secara detail spesifikasi saluran drainase yang wajib dibangun. Jangan sampai hanya dibuat asal-asalan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Li Claudia menekankan bahwa pembahasan teknis, seperti perhitungan lebar drainase, harus dikaji lebih awal oleh Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air bersama Bidang Infrastruktur BP Batam. Kajian berbasis data akurat, termasuk analisis catchment area, menurutnya, menjadi fondasi penting sebelum forum digelar.

“Ke depan, saya minta agar setiap agenda forum dilengkapi bahan kajian teknis yang matang. Dengan begitu, pembangunan di Batam benar-benar dapat berjalan sesuai kepentingan masyarakat,” tambahnya.

Ia juga menegaskan, keputusan forum merupakan wujud komitmen FPRD dalam menyeleksi setiap rencana pembangunan secara ketat. Dengan telaah menyeluruh, pemanfaatan ruang di Batam diharapkan tetap sejalan dengan rencana tata ruang yang berlaku.

Di akhir rapat, Li Claudia menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah Kota Batam dan BP Batam. Menurutnya, koordinasi yang kuat antara kedua otoritas menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam membangun tata ruang Batam secara utuh dan terintegrasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *