Menteri Singapura Kunjungi BP Batam: Memperkuat Kerja Sama untuk Masa Depan

Berita215 Dilihat

Eranusanews.comKepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad, menerima kunjungan kehormatan dari Menteri Luar Negeri dan Pembangunan Sosial serta Keluarga Singapura, Zhulkarnain Abdul Rahim, di Gedung Bida Utama BP Batam pada Kamis (11/9/25). Dalam kunjungan ini, Zhulkarnain didampingi oleh Konjen Singapura untuk Batam, Gavin Ang.

Amsakar, didukung oleh Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menyambut kedatangan Zhulkarnain dengan antusias. Dalam kesempatan tersebut, Amsakar menekankan pentingnya hubungan yang erat antara Batam dan Singapura, yang saling melengkapi dalam upaya mendorong investasi dan pertumbuhan ekonomi.

“Oleh karena itu, kemitraan strategis ini perlu terus kita bangun dan jalin bersama,” kata Amsakar.

Dihadapan Zhulkarnain, Amsakar menjelaskan bahwa Batam saat ini menjadi fokus perhatian Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, dalam mendukung dunia usaha dan menciptakan iklim investasi yang inklusif. Salah satu langkah penting yang diambil adalah terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25/2025 tentang Penyelenggaraan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas, serta PP Nomor 28/2025 tentang Perizinan Berusaha Berbasis Risiko.

Dua regulasi ini memberikan kewenangan besar kepada Batam, yang memungkinkan seluruh perizinan dari Kementerian dan Lembaga di Jakarta diserahkan kepada BP Batam.

“Pemerintah juga sedang merevisi PP 46 tahun 2007 tentang Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam, yang akan memperluas wilayah kerja BP Batam hingga ke pesisir. Ini sangat strategis untuk pengembangan Batam ke depan,” jelas Amsakar.

Sebagai Walikota Batam, ia juga menekankan bahwa Batam tetap kondusif meskipun ada eskalasi nasional belakangan ini. Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan aparat keamanan menjadi modal nyata bagi Batam dalam menciptakan iklim dunia usaha yang kompetitif.

Amsakar memastikan komitmen BP Batam untuk mendukung proses investasi Singapura di Kota Batam.

“Kami berharap komunikasi ini dapat terus terjalin, dan semoga Batam, Indonesia, dan Singapura terus membangun hubungan harmonis di kawasan Asia,” tutup Amsakar.

Menteri Zhulkarnain Abdul Rahim mengungkapkan kekagumannya atas perkembangan pesat di Batam. Ia memberikan apresiasi terhadap capaian pertumbuhan ekonomi Batam yang mencapai 7,04 persen pada tahun 2023, yang selalu berada di atas pertumbuhan nasional, serta berharap Batam tetap menjadi mitra strategis bagi Singapura.

“Banyak sekali perkembangan positif di Batam saat ini. Ini baik untuk Batam dan Indonesia. Batam selalu menjadi teman baik bagi Singapura, dan kami berharap hubungan erat ini terus terjalin,” ujar Zhulkarnain.

Realitas menunjukkan bahwa investasi Singapura pada tahun 2024 mencapai Rp 6,51 Triliun, menjadikannya salah satu dari lima negara terbesar dalam Penanaman Modal Asing. Hal ini menegaskan keberhasilan Batam dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *