Menyingkap Identitas: Gelandangan Terjaring Program Zero Gepeng di Yogyakarta

sosial150 Dilihat

Eranusanews.com, Yogyakarta, 14 Oktober 2025 – Pemerintah Kota Yogyakarta terus memperkuat komitmennya dalam mengatasi masalah gelandangan dan pengemis (gepeng) melalui program Zero Gepeng. Dalam upaya ini, tim penanggulangan gelandangan baru-baru ini menemukan seorang gelandangan yang menyamar sebagai juru kunci makam di salah satu area pemakaman kota.

Penemuan ini mengungkapkan tantangan yang dihadapi oleh Pemkot dalam menjalankan program tersebut. Sejak diluncurkan, program Zero Gepeng bertujuan untuk memberikan solusi jangka panjang bagi para gepeng, termasuk pelatihan keterampilan dan bantuan sosial. Namun, praktik penyamaran ini menunjukkan bahwa masih ada individu yang mencari cara untuk bertahan hidup di luar sistem yang ada.

Kepala Dinas Sosial Kota Yogyakarta, Budi Santoso, menjelaskan, “Kami berkomitmen untuk mengurangi jumlah gelandangan di kota ini. Penemuan ini menjadi pelajaran bagi kami untuk lebih meningkatkan pengawasan dan pendekatan yang lebih manusiawi dalam menangani masalah ini.”

Tim penanggulangan gelandangan akan berkoordinasi dengan berbagai lembaga sosial dan relawan untuk memberikan bantuan yang lebih efektif. Selain itu, Pemkot juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam program-program yang mendukung rehabilitasi sosial bagi para gepeng.

Dengan adanya inisiatif ini, diharapkan Yogyakarta dapat menjadi kota yang lebih inklusif dan ramah bagi semua warganya. Program Zero Gepeng diharapkan tidak hanya mengurangi jumlah gelandangan, tetapi juga memberikan kesempatan bagi mereka untuk membangun kehidupan yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *