PLTS PERTAMINA Berdayakan Difabel Tanjung Karang

Daerah701 Dilihat

EranusaNews.com, Aceh Tamiang – Dalam upaya menjalankan komitmen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Subholding Upstream melalui Pertamina EP Asset – Rantau Field, menghadirkan pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) pada Program Rumah Kreatif Tamiang di Kampung Tanjung Karang, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang Provinsi Aceh.

Djulianto Tasmat Head of Comrel & Cid Pertamina Hulu Rokan Zona 1, pada kamis (31/08/2023) lalu mengatakan, sebagai bagian dari program Desa Energi Berdikari (DEB), Pertamina berharap dapat mewujudkan percepatan penggunaan energi terbarukan yang memberi manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat,”jelasnya.

“Melalui program DEB ini, memberdayakan 20 orang penyandang Disabilitas kurang mampu di Kampung Tanjung Karang, Kabupaten Aceh Tamiang yang merupakan wilayah dengan jumlah penyandang disabilitas kedua terbesar di Provinsi Aceh.

“Pertamina berharap dapat meningkatkan kesediaan akses terhadap sumber energi bersih, khususnya bagi para penyandang Disabilitas.

“Dengan kapasitas 4,91 Watt Peak (Wp) yang menghasilkan 6.320 Watt Hour (Wh) per tahunnya, PLTS ini tidak hanya mengurangi emisi hingga 6.383 kgCO2eq/tahun, tetapi juga menghemat biaya listrik hingga sembilan juta rupiah per tahun. Ini adalah salah satu langkah dalam akselerasi transisi energi terbarukan dengan mengoptimalkan sumber daya energi lokal.

“Program Desa Energi Berdikari sudah dilaksanakan sejak tahun 2019, hingga saat ini telah ada di 52 Desa di seluruh Indonesia dan memberikan manfaat dengan menghasilkan 143.250 Wp energi Pembangkit Listrik Tenaga Surya, 605.000 m3/tahun energi Gas Metana & Biogas, 16.500 Wp energi Hybrid Surya dan Angin, 8.000 Watt energi microhydro dan 6.500 liter/tahun biodiesel, serta pengurangan dampak emisi sebesar 565.896 tonCo2eq/tahun.

“Dari sisi perekonomian, program ini secara nasional memberikan dampak bagi 3.061 Kepala Keluarga dengan total multiplier effect sebesar manfaat Rp. 1,8 milliar per tahun.

“Selain itu, program DEB Pertamina ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin #7 (Energi Bersih dan Terjangkau, poin #8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, serta poin #13 (Penanganan Perubahan Iklim). Melalui program ini, Pertamina juga turut mendukung target Pemerintah dalam mencapai Net Zero Emission pada tahun 2060,”ungkap Djulianto. (Nurwinda )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *