Eranusanews.com, – Hoarding disorder, atau gangguan menimbun, adalah kondisi psikologis di mana seseorang memiliki kesulitan yang ekstrem untuk membuang atau melepaskan barang, terlepas dari nilai sebenarnya. Orang dengan gangguan ini biasanya menimbun sejumlah besar barang yang menyebabkan ruang hidup mereka menjadi sesak dan tidak teratur. Berikut ini adalah beberapa ciri-ciri dari hoarding disorder:
1. Kesulitan Membuang Barang
Individu dengan hoarding disorder merasa sangat sulit untuk membuang barang-barang mereka, bahkan jika barang tersebut sudah tidak berguna. Mereka mungkin merasa bahwa barang tersebut memiliki nilai sentimental, praktis, atau potensi nilai di masa depan.
2. Menumpuk Barang Secara Berlebihan
Mereka sering menumpuk barang-barang dalam jumlah yang berlebihan. Ini bisa termasuk kertas, pakaian, peralatan rumah tangga, atau bahkan barang-barang yang tampaknya tidak berharga seperti botol kosong atau kantong plastik.
3. Ruang Hidup yang Tidak Teratur
Akibat dari menumpuk barang secara berlebihan, ruang hidup mereka menjadi sangat tidak teratur dan sempit. Area seperti ruang tamu, dapur, dan kamar tidur bisa menjadi penuh dengan barang-barang, sehingga sulit digunakan untuk aktivitas sehari-hari.
4. Rasa Malu atau Cemas
Banyak penderita hoarding disorder merasa malu dengan kondisi rumah mereka dan cenderung menghindari mengundang orang lain ke rumah mereka. Mereka juga bisa merasa cemas atau stres ketika memikirkan tentang harus membuang barang-barang mereka.
5. Menghindari Keputusan
Penderita hoarding disorder sering merasa kesulitan dalam membuat keputusan terkait barang-barang mereka. Mereka mungkin merasa takut membuat keputusan yang salah tentang membuang atau menyimpan barang tertentu.
6. Keterikatan Emosional yang Berlebihan
Orang dengan hoarding disorder seringkali memiliki keterikatan emosional yang berlebihan terhadap barang-barang mereka. Mereka bisa merasa bahwa setiap barang memiliki kenangan atau makna khusus, sehingga sulit untuk melepaskannya.
7. Mengganggu Fungsi Sosial dan Pekerjaan
Gangguan ini bisa mengganggu fungsi sosial dan pekerjaan mereka. Mereka mungkin mengalami kesulitan berfungsi dengan baik di tempat kerja, di sekolah, atau dalam hubungan sosial karena kondisi rumah yang tidak teratur dan stres yang terkait dengan penimbunan barang.
8. Munculnya Masalah Kesehatan
Menimbun barang dalam jumlah besar dapat menyebabkan masalah kesehatan, seperti risiko kebakaran, infestasi hama, atau penyakit akibat kebersihan yang buruk. Selain itu, ruang yang sempit dapat mengakibatkan risiko cedera fisik karena barang-barang yang menumpuk.
Penanganan dan Pengobatan
Mengatasi hoarding disorder membutuhkan pendekatan yang komprehensif. Terapi kognitif-perilaku (CBT) adalah salah satu metode yang efektif untuk membantu penderita mengatasi pola pikir dan perilaku yang berkaitan dengan penimbunan. Selain itu, dukungan dari keluarga dan teman-teman juga sangat penting dalam proses penyembuhan.
Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal menunjukkan tanda-tanda hoarding disorder, sangat disarankan untuk mencari bantuan profesional. Dengan penanganan yang tepat, kondisi ini bisa dikelola sehingga individu dapat kembali menjalani kehidupan yang lebih teratur dan sehat. (Red)












